aku sering melontarkan pandangan.
selalu ku dongak ke atas, merenung langit luas yang terdampar awan biru.
tarik nafas, dan hembus perlahan..
tapi tidak lama, cukuplah sekadar beberapa ketika,
tidak ingin terus mendongak takut aku alpa dengan diri sendiri.
risau aku lupa dengan segalanya
yang di bawah.
acapkali juga aku tertunduk ke bawah.
merenung dengan penuh kepuasan. biarlah aku seperti orang yang gentar dengan rasa.
asal saja aku tahu manusia tercipta dari tanah. dan kembalinya juga ke sana.
dan..nyata aku juga mampu tersenyum,
bila terpandang rumput yang menghijau.
dengan alam saujana yang menyejukkan sepenuh
jiwa dan raga...
ada masa aku bawa diri.
sekadar ingin melabuhkan pandangan dalam dunia yang sepi.
duduk di tepian pantai, bukan berseorangan kerna ada teman yang menanti.
tapi aku di beri peluang menyendiri.
aku lontar sauh pandangan jauh ke tengah lautan.
aku lepaskan segala sesak di dada.
aku hapuskan segala resah yang membara..
dan di situ aku kembali tenang.
melihat si camar
yang terbang bebas..
kadang ku bawa langkah kaki ini ke tengah lautan manusia.
aku duduk di tengah2 dunia yang kebisingan.
tak tahu apa yang di cari.
aku hanya melihat sambil berfikir.
bukan mengutuk. bukan juga mengata.
yang baik aku jadikan teladan. yang buruk aku jadikan sempadan.
aku cuma belajar dari pemerhatian.
melihat karenah2 manusia di tengah2
syurga duniawi..

.jpg)

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.