Pesan Terakhir - Sayid Qutb
Sahabat
Andainya kematian kau tangisi
Pusara kau siram dengan air matamu
Maka diatas tulang belulangku yang dah luluh
Nyalakanlah obor untuk umat ini Dan
Lanjutkanlah gerak merebut kemenangan
Andainya kematian kau tangisi
Pusara kau siram dengan air matamu
Maka diatas tulang belulangku yang dah luluh
Nyalakanlah obor untuk umat ini Dan
Lanjutkanlah gerak merebut kemenangan
Sahabat,
Kematianku hanyalah suatu perjalanan
Memenuhi panggilan kekasih yang merindu
Taman-taman indah disyurga Tuhan
Terhampar menanti
Burung-burungnya berpesta menyambutku
Dan berbahagialah hidupku di sana
Kematianku hanyalah suatu perjalanan
Memenuhi panggilan kekasih yang merindu
Taman-taman indah disyurga Tuhan
Terhampar menanti
Burung-burungnya berpesta menyambutku
Dan berbahagialah hidupku di sana
Sahabat,
Puaka kegelapan pastikan lebur
Fajarkan menyingsing
Dan alam ini kan disinari cahaya lagi
Relakan lah rohku terbang menjelang rindunya
Jangan gentar berkelana ke alam abadi
Di sana cahaya fajar memancar.
Puaka kegelapan pastikan lebur
Fajarkan menyingsing
Dan alam ini kan disinari cahaya lagi
Relakan lah rohku terbang menjelang rindunya
Jangan gentar berkelana ke alam abadi
Di sana cahaya fajar memancar.
Mungkin secara kebetulan aku terjumpa puisi neh, mungkin juga neh takdir Allah yang nk fahamkan aku dengan hakikat sebenar. Ntah, aku tak tahu kenapa. Memang wajar rasanya untuk kami.kami fahami puisi neh. Dalam 2 3 hari neh, mungkin juga 2 3 minggu, pemergian wawa akan silih berganti di bibir mulut kami.kami semua. Kehilangannya akan terkesan di hati. Ketiadaannya akan mengungkit segala memori dan kenangan yang pernah tercipta. Yang hanya akan membuatkan kami.kami semua tertunduk menahan tangis. Tubir mata yang bergenang dengan hati yang bergelodak rasa...jangan tanya bila benda neh nak berakhir sebab hati kami.kami semua DIA yang pegang. Redhakan kami Ya Allah..
manifestasi tika ingatan mencurah d'fikiran
"Dah 2 hari wawa kat rumah baru dia kn? agak-agak dia nampak kita tak? "
-Fariha-
Semua diam. tersentap mungkin. tak ada jawapan dan tak berupaya untuk berfikir. Risau jawapan yang di kerah, air mata yang menitis..takut fikiran melayang, hati tertusuk dengan rasa..Kuatkan kami Ya Allah..
<<..pilu..>>
Indahnya ukhuwah, bila hati tertaut ;
"setiap yg hdup akan mati so kta kna redha dgn pemergian wawa..walaupn serindu mana pn kta kt wawa...wlau wawa x dk dkt dgn kta..wawa tetap ada dihati kita semua..nnty kta p melawat umi rmai2 k...selagi kta msih hdup..kta kna la doakan untuk wawa.."
-Kienah-
kadang bila ingatan tergarit, tanpa kata bibir akan terukir sebuah senyuman. Ya syukur kepada-NYA kerna mengizinkan hati-hati kami untuk tertaut dalam ikatan bernama persahabatan. Ukhuwah ini indah bila kita saling menyayangi kerna Allah s.w.t..Ukhuwah fillah abadan abada.. (,")
tautan hati dari Allah adalah satu anugerah yang tak terhingga.
sehingga kita tidak tahu dari mana mulanya,dan kenapa ia bermula..dan mungkin tiada penghujungnya..berterusan sentiasa..
friendship is like a miracle..
-Insan-
<<segarit..senyuman>>
pujuk diri ;
"knowing that Allah is greatest. What he want no one can stop"
Yang Nyata, ketentuan tetap menghampiri ;
"The main duty of every right minded person is to prepare for a long life
in the grave and for external"
-The Last Breath, Osman Nuri-
..AL-FATIHAH..
--Aku belajar menghargai, dengan setiap yg terjadi. Maaf semua..--

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.